Pulo Brayan Medan

Terletak di kawasan padat penduduk, tepatnya 5 km dari pusat kota medan, Pulo brayan adalah salah satu kelurahan di kecamatan Medan Barat
Bagi yang bertempat tinggal di kawasan Jl. Kl. Yos Sudarso dan sekitarnya, pasti sudah tak asing lagi dengan kawasan pasar yang selalu ramai baik di hari-hari biasa, maupun hari libur. Ya, Pulo Brayan namanya. Kawasan pasar dan pertokoan yang juga dikenal dengan "Pajak Brayan", berlokasi di pangkal bilangan Jalan Kl. Yos Sudarso, berbatasan dengan kawasan-kawasan lain seperti Jl. Bilal dan Helvetia, Medan Barat.

Photobucket

Dilihat sekilas sih, Pulo Brayan tampak sama seperti pasar-pasar lainnya di penjuru kota hingga desa di Indonesia. Tapi, ada cerita menarik seputar asal-usul nama Pulo Brayan yang tidak banyak diketahui masyarakat sekitar yang sehari-hari beraktivitas di lokasi yang aslinya sebuah kecamatan ini. Konon, kata Pulo dan Brayan, adalah serapan dari...
Bahasa Melayu yang berarti Pulau dan Berayun. Jadinya ya... pulau yang berayun! Yap, setidaknya begitulah kebanyakan cerita dari versi sejumlah orang yang mengetahui seluk-beluk Pulo Brayan ini.
Bisa jadi bukan sekedar dongeng seperti Siti Nurbayah ataupun Malin Kundang. Konon, tadinya kecamatan Pulo Brayan ini adalah sebuah pulau kecil yang dikelilingi oleh sungai, yang tak lain adalah sungai Deli yang terkenal itu. Saking kecilnya, pulau ini sering bergoyang-goyang seperti perahu, sehingga disebut-sebut sebagai pulau yang berayun, atau dalam Bahasa Melayu, "Pulo Berayun". Lama-kelamaan, lidah masyarakat telah terbiasa mengucapkannya Pulo Brayan saja, sehingga jadilah Pulo Brayan dikenal demikian hingga sekarang.

Sedikit yang berhubungan langsung dengan asl-usul Pulo Brayan, seperti bahwa Guru Patimpus, putera karo bermarga Sembiring Pelawi , yang mendirikan sebuah kampung bernama Kampung Medan Putri sekitar tahun 1590-an. Guru Patimpus memiliki isteri seorang putri Datuk Pulo Brayan.
Lebih lanjut, disebutkan pada masa lalu, kota Medan adalah titik pertemuan dua buah sungai yaitu Sungai Deli dan Sungai Babura. Ini rasanya cukup menjelaskan bahwa kota Medan pada masa lalu memiliki lebih banyak kawasan perairan.

Bagaimanapun ceritanya, Pulo Brayan masih menjadi salah satu pusat perekonomian masyarakat Medan Barat dan sekitarnya. Dan diharapkan, semakin tertib semenjak adanya fly-over yang suka goyang2 itu kalau mobil2 berat lewat. Kebetulan, beberapa orang menyebutnya "Titi Brayan", secara etimologis berarti titi yang berayun, dong. Hehehe

Lebih jelas tentang kota Brayan dan medan sekitar nya dapat anda lihat di peta berikut ini...

Lihat Peta Lebih Besar

12 komentar

Add komentar
avatar
Anonim
Selasa, Agustus 17, 2010

love this ..... Sebagai anak perantauan bisa menjadi obat rindu .......

Reply
avatar
Minggu, Januari 23, 2011

yaa..
inilah kota ku kota brayan

Reply
avatar
Jumat, Januari 28, 2011

@Lina > pernah ke brayan..?

Reply
avatar
Sabtu, Februari 12, 2011

medan..
apa dan bagaimanapun adanya, tak ada tempat sebahagia medan.

hehe, sy jg orng medan bg.

Reply
avatar
Sabtu, Februari 12, 2011

medan,
apa dan bagaimanapun adanya, tak ada kota sebahagia medan.

hehe, sy jg anak medan.

Reply
avatar
Sabtu, Februari 19, 2011

thanks dah berkunjung di sini

Reply
avatar
Kamis, Maret 03, 2011

klo mau naek PR sob, banyak2 tukaran linklah...
nanti dengan sendirinya PR kita naek kok...
nah sekarang giliran ane nanya...
naekin alexa gimn sob? udah BW kemana2 gak naek2 alexa ane nih..

Reply
avatar
Jumat, Maret 04, 2011

haa.a.a.a.a
@middleblog [dot] com > nah itu dia yang ga ngarti akhirnya, kita sama2 bingung. hmm..
kl pengalamanku mengenai alexa, ya karena faktor usia blog aja kaliya. awalnya 3 thn yang lalu, aq sempat putus asa dengan posisi ku di alexa, sampai2 ku cabut banner alexa.

namun atas saran teman agar di pasang kembali, secara perlahan merangkak ke angka 400an.

Reply
avatar
Minggu, Juni 26, 2011

blogwalking om! di tunggu kunjungan baliknya ya :D

Reply
avatar
Selasa, Juli 05, 2011

Eh, orang medan nih..^^


Keren fotonya..^^ emang padat penduduk yah... hehe...

Reply
avatar
Kamis, November 24, 2011

@Andi : siiip lah..
@Asalsuka : lumayan lah, lumayan padat merayap. hehehe

Reply

Komentar anda begitu berarti buat saya. Mohon tinggalkan satu atau dua kata yang bermanfaat untuk saya dan untuk kita semua.